Thursday, 19 May 2016

MUSIBAH MENIMPA, APA YANG PERLU DIBACA??


Allah 'azza wa jalla telah mengingatkan,

وَلَنَبْلُوَنَّكُمْ بِشَيْءٍ مِنَ الْخَوْفِ وَالْجُوعِ وَنَقْصٍ مِنَ الْأَمْوَالِ وَالْأَنْفُسِ وَالثَّمَرَاتِ وَبَشِّرِ الصَّابِرِينَ

Sungguh, kami akan pasti benar-benar menguji kalian dengan suatu bahagian dari bentuk ketakutan, kelaparan, kekurangan harta, kekurangan pada jiwa, kekurangan pada hasil; dan (di sebalik semua itu) berikan berita gembira buat orang-orang yang sabar.

الَّذِينَ إِذَا أَصَابَتْهُمْ مُصِيبَةٌ قَالُوا إِنَّا لِلَّهِ وَإِنَّا إِلَيْهِ رَاجِعُونَ

Yang mana apabila menimpa mereka, sebarang musibah, mereka menyebutkan

INNA LILLAH WA INNA ILAIHI RAAJI'UN

Sungguh, kita adalah milik Allah, dan sungguh kita, kepadaNya, pasti kita akan kembali.

أُولَئِكَ عَلَيْهِمْ صَلَوَاتٌ مِنْ رَبِّهِمْ وَرَحْمَةٌ وَأُولَئِكَ هُمُ الْمُهْتَدُونَ

Mereka inilah yang mana mereka menerima keberkatan dari Tuhan mereka dan juga rahmat; dan mereka jugalah orang-orang yang mendapat petunjuk. 

[al-Baqarah(2):155-157] #BSS

Ummu Salamah menceritakan,

سَمِعْتُ رَسُوْلَ اللهِ يَقُوْلُ:

Aku mendengar RasululLah sallalLaahu 'alaihi wa sallam bersabda,

مَا مِنْ عَبْدٍ تُصِيْبُهُ الْمُصِيْبَةُ فَيَقُوْلُ:

Tidaklah dari kalangan hamba yang menimpanya sesuatu musibah, lalu dia mengucapkan,

إِنَّا لِلَّهِ وَإِنَّا إِلَيْهِ رَاجِعُوْنَ,

INNA LILLAH WA INNA ILAIHI RAAJI'UN

Sungguh, kita adalah milik Allah, dan sungguh kita, kepadaNya, pasti kita akan kembali.

اللَّهُمَّ أَجِرْنِيْ فِيْ مُصِيْبَتِيْ

ALLAHUMM-A'JURNI FI MUSHIBATIY

Ya Allah, ganjari aku di atas (kesabaran berhadapan) musibahku ini,

وَأَخْلِفْ لِيْ خَيْرًا مِنْهَا،

WAAKHLUF LI KHAYRAN MINHA

Dan berikan ganti untukku apa yang lebih baik darinya.

إِلَّا آجَرَهُ اللهُ فِيْ مُصِيْبَتِهِ وَ أَخْلَفَ لَهُ خَيْرًا مِنْهَا،

(Tidaklah dibaca doa ini) Kecuali Allah akan mengganjarinya pada (kesabaran menghadapi) musibah yang menimpanya dan Allah akan gantikan untuknya dengan apa yang lebih baik darinya (yakni, apa yang dia hilang hasil dari musibah tersebut).

قَالَتْ: فَلَمَّا تُوُفِّيَ أَبُوْ سَلَمَةَ قُلْتُ كَمَا أَمَرَنِيْ رَسُوْلُ اللهِ ،

Kata Ummu Salamah: Ketika meninggalnya Abu Salamah (suamiku), aku pun membacakan (doa tadi) yang telah diajarkan RasululLah sallalLaahu 'alaihi wa sallam.

فَأَخْلَفَ اللهُ لِيْ خَيْرًا مِنْهُ, رَسُوْلَ اللهِ

Lalu Allah benar-benar menggantikan untukku, seseorang yang lebih darinya (yakni: lebih baik dari Abu Salamah), iaitu RasululLah sallalLaahu 'alaihi wa sallam (Baginda sendiri merisik dan menikahinya).

[HR Muslim]

No comments:

Post a Comment

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...