Saturday, 11 February 2017

๐ŸŒฟ *Bakti Seorang Anak ketika Orang Tua telah Tiada*๐Ÿ‚

    ----<<<<๐Ÿ‚๐Ÿ‚>>>>----

๐Ÿ“ฃ๐ŸƒTerkadang sebagian kita beranggapan bahwa kewajiban berbakti kepada kedua orang tua telah selesai ketika orang tua telah wafat. ๐Ÿ‘‰Jika memang demikian, alangkah bakhilnya diri kita. Alangkah singkatnya bakti kita kepada orang tua yang telah mengasuh kita dengan penuh kasih sayang, yang telah mengorbankan siang dan malamnya untuk kebahagiaan sang anak.

๐ŸŒปSeseorang yang telah mengcucurkan banyak air mata dan keringat untuk kebaikan sang anak. Lantas, apakah balas budi kepada mereka akan berakhir seiring berakhirnya  kehidupan mereka??

Sahabat … ketahuilah, bahwa saat setelah wafat adalah saat di mana kedua orang tua *paling memerlukan* bakti anak-anaknya, iaitu ketika mereka telah memasuki alam barzah. Mereka sangat *memerlukan doa yang baik dan permohonan ampun melalui seorang anak* untuk mengangkat kedua telapak tangannya kepada Allah Ta’ala.

๐Ÿ”ŠSeseorang datang kepada Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam dan bertanya, _“Wahai Rasulullah, apakah masih tersisa sesuatu sebagai baktiku kepada kedua orang tuaku setelah keduanya wafat?_ ”Beliau bersabda,  _“Ya, engkau *mendoakan keduanya, memohonkan ampunan untuk keduanya, menunaikan janji keduanya, memuliakan teman keduanya, dan silaturahmi yang tidak tersambung kecuali dengan keduanya.”*_
๐Ÿ“˜ _*(HR. Al-Hakim)*_

๐Ÿ‘✅Begitulah, bakti seorang anak kepada kedua orang tua senantiasa menjadi hutang manusia selama ruh masih berada pada jasadnya, selama jantung masih berdetak, selama nadi masih berdenyut, dan selama nafas masih berhembus.
☝️Oleh kerana itu, sangat keliru jika ada orang yang beranggapan bahwa baktinya telah selesai ketika orang tua telah wafat. ❌

๐Ÿ’กBakti seorang anak kepada orang tua senantiasa menjadi *hutang yang harus ditunaikan* sampai ia bertemu dengan Allah Ta’ala. Mereka sangat memerlukan doa yang tulus serta permohonan ampun sehingga mereka mendapatkan limpahan rahmat dan ampunan dari Allah kerananya.

_*“Sesungguhnya Allah mengangkat darjat seorang hamba yang saleh di surga. Lantas ia bertanya, ‘Wahai Rabb, mengapa aku mendapatkan ini?’ Allah menjawab, ‘Kerana permohonan ampunan anakmu untukmu.’” (HR. Ahmad)*_

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam juga bersabda,  _“Apabila seorang anak Adam meninggal dunia maka amalnya terputus, kecuali tiga perkara: … ,anak saleh yang mendoakannya.”  *(HR. Muslim)*_

        -----<<<<๐ŸŒด>>>>-----

No comments:

Post a Comment

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...